
Mobil Fuso Terjebak Di lumpur
BintangSatu.com,- Tulang Bawang Barat. Seakan tak tersentuh program pemerintah dalam bidang pembangunan fisik, jalan sepanjang 38 kilo meter yang menghubungkan 2 kabupaten ini kondisinya rusak parah. Bahkan lubang pada badan jalan ibarat kolam ikan yang siap di panen. Kondisi ini terpantau pasca turun hujan pada kamis pagi. (23/5/2024)
Sebuah mobil fuso bermuatan tepung tapioka milik salah satu pabrik di kabupaten Tulang Bawang Barat ini terjebak pada lubang yang berlumpur di tengah jalan yang berada di desa Kibang Yekti Jaya, kecamatan Lambu Kibang, kendaraan ini tak dapat bergerak lantaran kedalaman lubang yang berlumpur mencapai 50 senti meter.
Jalan milik provinsi Lampung sepanjang 38 kilo meter dari jalan lintas timur, desa Cahyo Randu, kecamaran Pagar Dewa , kabupaten Tulang Bawang Barat hingga desa Adi Jaya, kecamatan Negara Bathin kabupaten Way Kanan, selain menghubungkan 2 kabupaten jalan ini pun merupakan salah satu jalan utama menuju gerbang Tol Lambu Kibang.
Sarwono (38), salah satu pengendara yang melintas berharap agar ada perbaikan karena selama bertahun-tahun tidak ada langkah perbaikan di jalan utama lintas cahyo randu adi jaya.
“Sudah ganti gubernur bolak balik tapi jalan ini tiidak pernah ada perbaikan mas, dari dulu ia begini kondisi jalan, kalau bisa jalan ini di perbaiki supaya kami melintasnya mudah dan mengeluarkan hasil bumi lebih gampang tanpa hambatan waktu dan kendaraan”. Ujar Sarwono

Angga (35), keluhkan jalan yang rusak parah dan menjadi penyebab lambatnya waktu untuk menempuh ke tujuan.
“Susah jalannya, setiap lewat sini selalu saja ada mobil yang keplater, kadang orang naik motor jatuh, kemarau saja jalannya susah di lalui dan apalagi saat ini musim hujan tentunya tambah parah”, Ucapnya
“Sekarang mau pemilihan gubernur sama bupati mas, pasti nanti kalau kampanye pada janji perbaikan jalan tapi tidak juga kunjung di perbaiki,seakan kami ini menjadi korban janji politik para calon kepala daerah untuk mendapatkan suara setelah jadi janjinya lupa dan setiap di tanya jawabnya sedang proses”. Imbuhnya dengan nada kesal.
Melihat gambar pada poto di atas menjelaskan kondisi jalan tersebut memang sulit untuk di lintasi kendaraan dan badan jalan yang berlumpur membuat kendaraan terjebak serta tidak dapat melintas, warga juga berharap agar pemerintah membuat atur tentang kendaraan yang melintas dibatasi tonase nya. (Damiri)