SPPG Membenarkan Terjadinya Kelalaian Mendistribusikan Roti Berjamur

Spread the love

Poto : Tim sidak DPRD Tubaba disambut Kepala SPPG Tunas Jaya 01

BintangSatu.Com,- Tulang Bawang Barat. Kedatangan tim anggota dewan kabupaten Tulang Bawang Barat di dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di desa Tunas Jaya,kecamatan Gunung Agung, akhirnya kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menemui tim dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Tulang Bawang Barat. (4/3/2026)

Akhirnya tim sidak dari Komisi I DPRD yang di pimpin Ketua Komisi I Yantoni yang didampingi oleh 2 anggota dewan Arya dan Roni, diterima oleh kepala SPPG Muhammad Lela Fahri Rambe diruang rapat dapur MBG, Rambe didampingi oleh petugas Ahli Gizi SPPG. Yantoni menyampaikan atas kunjungannya bersama 2 anggotanya merupakan kegiatan sidak.

“Kedatangan kami bersama 2 anggota ke SPPG ini bertujuan melihat kondisi dapur dan akan mengkonfirmasi atas peristiwa yang terjadi pada hari jumat tanggal 27 februari kemarin, bahwa ratusan paket menu mbg berupa roti yang kembalikan oleh wali murid dan dewan guru karena ditemukannya jamur pada roti serta isi roti mulai membusuk”, Jelas Yantoni

“Ini merupakan kelalaian mutlak dari SPPG,karena tidak melalui proses ketat sehingga terjadi kebocoran yang menyebabkan menu di distribusikan ke penerima manfaat dalam kondisi rusak,sehingga mereka menemukan kondisi roti yang tak layak konsumsi,ini sudah jelas pelanggaran dan kelalaian, tadi sebelum kepala Sppg datang,kami lebih awal melihat IPAL dan ternyata tidak layak dengan kondisi menimbulkan bau dari lemak yang menumpuk”. Imbuh Yantoni

Sementara kepala SPPG benarkan atas kelalaiannya dalam mendistribusikan roti yang kedapatan sudah mengeluarkan jamur dan sebagian sudah basi, Rambe meminta maaf atas kejadian tersebut dan sebagai koreksi sehingga tidak akan terulang kembali untuk kedepannya, ia bersama pegawai lainnya akan lebih berhati-hati dalam pengemasan menu yang akan di ditrisbusikan ke penerima manfaat.

“Kami atas nama SPPG Tunas Jaya, mengucapkan permohonan maaf atas kejadian tersebut dan ini akan menjadi evaluasi bagi kami, setelah mendengar peristiwa adanya roti yang sudah berjamur dan mulai membusuk, kami langsung perintahkan driver untuk tarik kembali roti yang sudah kami kirim ke sekolah”, Ucap Rambe

Saat ditanya dari mana asal roti bermerk BANGEK tersebut, Rambe tak dapat menjawab secara gamblang dan detail,ia hanya menyampaikam bahwa semua pesanan sudah diatur oleh mitra dan SPPG hanya menjalankan atau melaksanakan pekerjaanya, padahal dalam aturan jelas kalau semua tanggung jawab dapur MBG merupakan tanggung jawab kepala SPPG. (Kusno)


Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *