
Do’a bersama di desa Purwajaya,di perempatan jalan
BintangSatu.Com,- Tulang Bawang. Kemeriahan gelar do’a bersama bagi umat muslim di sejumlah daerah di Indonesia, berbagai acara keagamaan dan budaya telah menyambut malam pergantian tahun baru 1447 Hijriah atau 1 Muharom yang jatuh pada hari jum’at tanggal 27 juni 2025, diantaranya kegiatan do’a bersama digelar di desa Tunggal Warga ,kecamatan Banjar Agung dan Purwa Jaya, kecamatan Banjar Margo. (26/6/2025)
Disejumlah tempat digunakan untuk do’a bersama, selain tempat ibadah seperti Masjid dan mushola, do’a bersama juga digelar di tempat terbuka seperti lapangan bola kaki desa Tunggal Warga, kecamatan Banjar Agung tepatnya diarea pasar Kuliner Malam Sabtu dan Malam Minggu atau KUSAMI,selain itu seperti di desa Purwa Jaya ,kecamatan Banjar Margo telah menggelar di perempatan jalan.

Do’a bersama di Kusami desa Tunggal Warga
Suroso (53) selaku ketua rw 4 desa Purwajaya mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan kegiatan rutin setiap malam 1 suro atau 1 muharom tepatnya tahun baru hijriah. “Saya selaku ketua Rw 4 bersama warga telah mengadakan doa bersama setiap tahun atau kegiatan rutin dimalam satu 1 muharrom, malam ini kami gelar do’a bersama warga dengan menyediakan 18 ayam ingkung sebagai suguhan sedekah kami dengan jama’ah do’a bersama ini”, Jelas Suroso
Masih ditempat yang sama, Firman (52) ia berharap dengan digelarnya do’a bersama ini bisa membuat perubahan baru yang lebih baik untuk dirinya,keluarga dan bangsa indonesia. “Ditahun baru hijriah ini semoga semua akan menjadi baik,diberi kesehatan,kelancaran rezeky, tambah iman dan kuat islam serta indonesia dalam keadaan damai aman, dijauhkan dari berbagai marabahaya dan balaq atau musibah,Aamiin”. Harapanya
Dalam tausyiahnya, ustad Marzuky memberikan sejarah tentang malam 1 muharom terhadap para pedagang di pasar KUSAMI, “Malam ini merupakan malam 1 muharrom atau tahun baru hijriah ke 1447,ini kita sambut dengan do’a membacakan tahlil, serta kita berdo’a akhir dan awal tahun sesuai syariat kita umat muslim atau islam, semoga kedepannya pedagang dan pengurus kusami selalu dalam lindungan Allah serta dilancarkan usaha kita semua dan jangan lupa dengan tahun baru ini kita semua harus baru, kita bersih dari segala keburukan putih seperti susu”. Terangnya saat memberikan tausyiah pada acara do’a bersama di KUSAMI. (Ibram/ Damiri)