Oven Pabrik Tapioka Meledak,6 Orang Karyawan Luka Bakar

Spread the love

Poto: Kondisi Pabrik tapioka pasca ledakan

BintangSatu.Com,- Tulang Bawang Barat. Akibat meledaknya tabung Oven pabrik tepung tapioka di desa Sukajaya, kecamatan Gunung Agung meledak pada pagi hari,akibat ledakan tersebut menyebabkan enam pekerja mengalami luka bakar hingga sekujur tubuh, para korban dilarikan ke rumah sakit guna mendapat penanganan medis. (19/9/2025)

Para pekerja atau buruh pabrik tapioka PT. Mentari Ptima Jaya Abadi ini kondisinya kritis, sebanyak enam otang ya g menjadi korban ledakan tabung Oven parik tersebut,kkndisinya mulai 40 persen hingga 100 persen luka bakar, sementara para kotban langsung mendapat perawatan di rumah sakit Mutiara Bunda unit 2 Banjar Agung. Tulang Bawang.

Identitas dan luka yang di alami oleh para kkrban di antaranya:

  1. Pebrianto, warga desa Tunas Jaya,kecamatan Gunung Agung. Mengalami luka bakar 100 persen.
  2. Doni Irawan, warga desa Mulya Jaya,kecamatan Gunung Agung, mengalami luka bakar 40 persen.
  3. Agung,warga desa Suka jaya,kecamatan Gunung Agung, mengalami luka bakar 100 persen
  4. Sutik, warga desa Sukajaya,kecamatan Gunung Agung, mengalami luka 40 persen.
  5. Agus, warga desa Mesuji,mengalami luka bakar 40 persen
  6. Arif, warga desa gunung agung,kecamatan Gunung Terang dengan luka 30 persen.

Menurut warga sekitar ledakan tersebut di dengar pada pukul 05.30 wib, namun warga tidak mengetahui apa yang terjadi, hanya mereka di kejutkan oleh suara besar ledakan yang terdengar begitu dekat, setelah beberapa menit kemudian baru terdengar kabar jika oven pabrik tapioka pt mentari meledak, kepanikan warga mulai timbul setelah dikabarkan ada korban yang terdampak akibat ledakan.

“Kaget saya mas, ledakannya besar betul tadi dan saya pikir ada kapal terbang jatuh, tak lama kemudian tetangga bilang kalau pabrik singkong meledak, lalu saya kesana dan lihat orang-orang pabik bawa yang kerja ke rumah sakit,atapnya itu berantakan seperti kena bom itu mas,saya tidaktega lihat yang ketja pada mutung semua itu”. Jelas warga yang enggan disebutkan namanya. (Damiri/ Maman)


Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *