Wali Murid SDN 7 Dan 19 Gunung Agung Kembalikan Paketan MBG Roti Berjamur

Spread the love

Poto : Pernyataan penolakan oleh dewan guru dan wali murid terhadap menu MBG

BintangSatu.Com,- Tulang Bawang Barat. Puluhan wali murid dari Sekolah Dasar Negeri (SDN) 7 Gunung Agung mengembalikan paket menu Makan Bergizi Geratis (MBG) ke sekolah, paket berisikan kue tersebut ditemukan dalam kondisi sudah tumbuh jamur, hal tersebut menjadi kekhawatiran wali murid terhadap anak mereka. (27/2/2026)

Wali murid yang mayoritas ibu-ibu tersebut mendatangi SDN 7 Gunung Agung untuk mengembalikan bingkisan berisikan roti dari program MBG , seluruh siswa yang menerima dikembalikan lantaran roti berisi kacang dalam kondisi timbul jamur. Kegiatan tersebut tersebar bentuk poto dan video melalui media sosial facebook dan whatsapp.

Selain SDN 7 yang dikembalikan oleh wali murid yang kemudian diteruskan ke MBG, SDN 19 Gunung Agung pun ikut mengebalikan menu roti berjamur ke MBG yang sama, dilihat dari video yang neredar menunjukan tas berwarna merah tersebut merupakan paket menu mbg yang dibagikan kepada murid.

Kejadian ini merupakan kelalaian pihak SPPG yang tidak melakukan pengecekan terhadap kiriman kue dari suplayer yang bekerjasama atau mitra, sehingga timbul permasalahan, rekam video yang beredar, pihak sekolah telah menolak seluruh kiriman menu mbg dari SPPG yang diterima pada hari jumat tinggal 27 febriari 2026.

“Kami dewan dari SDN 19 Gunung Agung hari ini jum’at 27 februari 2026, menolak pengiriman mbg nomor 01 Tunas Jaya dengan alasan ada beberapa roti yang berjamur dan tidak layak konsumsi”. Pernyataan dewan guru melalui video yang beredar.

“Pemulangan mbg SDN 7 Gunung Agung, kami sebagai guru pusing”. Kalimat guru dalam rekaman video saat memasukan bingkisan menu mbg kedalam mobil box berwarna putih dengan nomor polisi B 9820 URU diduga milik SPPG.

Pihak SPPG wajib menolak bagi suplayer yang mengirimkan menu tak layak konsumsi, karena jika terjadi peristiwa menonjol maka SPPG akan mendapat sanksi ditutup, namun yang jadi pertanyaan awak media, apakah bahan yang dikirim berkaitan adanya keterlibatan pejabat sehingga SPPG tidak dapat menolak, hal ini yang belum terjawab. (Red)


Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *