
Poto: Bedeng karyawan yang terbakar akibat arus pendek listrik
BintangSatu.Com,- Tulang Bawang. Sebuah kebakaran terjadi area perkebunan tebu milik salah satu perusahaan terbesar di Lampung, bedeng yang terbuat dari kayu itu membuat api cepat dan mudah merambat, seluruh barang isi rumah tak dapat diselamatkan. Kebakaran tersebut diduga berasal dari arus pendek listrik, api dapat dipadamkan setelah beberapa jam dengan menurunkan mobil pemadam kebakaran perusahaan. (19/7/2025)
Peristiwa bencana kebakaran tersebut terjadi di bedeng 8 milik perusahaan tebu Indolampung atau Sweet Indolampung (SIL) salah satu anak Sugar Group Companies (SGC), kebakaran diperkirakan terjadi pada pukul 11. 30 wib saat sebagian karyawan sedang bekerja di lapangan area perkebunan tebu. Sehingga saat insiden terjadi isi rumah tak dapat diselamatkan semua.
Menurut ketua Rt Sahrudin, peristiwa tersebut terjadi sangat singkat lantaran bedeng yang terbuat dari kayu itu mempercepat api merambat, tiupan angin kencang menambah api membesar dan menghabiskan semua bangunan yang terbuat dari kayu itu. Meski mobil pemadam milik perusahaan diterjunkan untuk memadamkan api di lokasi kebakaran.
“Kejadiannya singkat pak, kata warga saya diduga arus pendek listrik, karena api itu tahu-tahu sudah naik dan membesar serta kepulan asap tebal membuat warga saya panik, perusahaan menurunkan mobil damkar banyak, tapi api yang besar mempercepat merambat dan sulit untuk dipadamkan, akibat kebaran ini sekitar ada 8 keluarga yang terdampak dan alhamdulillah selamat semua, kami dan warga sedang melakukan penggalangan bantuan untuk korban”. Ungkap Ketua Rt.
Kebakaran yang menyebabkan berdampak pada 8 keluarga itu pihak perusahaan tidak memberikan tembusan ke dinas pemadam kebakaran Tulangbawang. Hal ini dibenarkan oleh kepala bidang pemadam kebakaran Ishak, “Kami tidak mendapat laporan hingga saat ini, kami tahunya ada kebakaran dari group pamong setelah selesai dipadamkan, jadi kami tidak tahu data dan penyebab kebakaran”. Ujar Ishak.
Para korban yang terdampak akibat kebakaran bedeng 8 tersebut adalah berjumlah 8 keluarga, diantaranya laki-laki dewasa 20 orang, wanita 8 orang, pria remaja 1 orang dan balita 4 orang, sementara satu anak laki-laki yang masih duduk di bangku SD YAPINDO dan
Tk 2 orang laki laki. Beruntung dalam insiden tersebut tidak ada korban jiwa. (Red)