
Bintangsatu.com,- Lampung Tengah. “Hendak meraih bintang namun batu yang didapat” pepatah ini telah di alami oleh pasangan suami istri yang hendak mudik lebaran berkunjung kerumah orang tuanya. Namun baru saja di pertengahan jalan keduanya jadi korban jambret. Jumat (12/4/2024)
Pos pengamanan lebaran yang di siagakan oleh pemerintah ternyata tak banyak membawa dampak positif, buktinya pada lebaran idul fitri ke 3 ada pasangan suami istri yang menjadi korban aksi kawanan jambret di jalan lintas sumatera.
Pasangan suami istri, Ridho Nurwahid (31) bersama Gustina Hafiz Afifah (27) warga desa Tri Tunggal Jaya, kecamatan Banjar Agung, kabupaten Tulang Bawang bertujuan mudik ke desa Bandar Agung, kecamatan Terusan Nunyai, kabupaten Lampung Tengah, mengendarai sepeda motor menjadi korban jambret.
Kronologis kejadian saat keduanya sampai di jalan lintas Sumatera tepatnya di depan pabrik Intan Prima tiba-tiba istri korban berteriak keras lantaran kawanan jambret merebut tas kecil yang di bawa istrinya.
“Istri saya teriak keras, jambret-jambret, lalu saya memutar kendaraan dan berusaha mengejar pelaku tapi kendaraan saya tidak sanggup mengejarnya dan akhirnya kami memutuskan balik arah lagi dan melaporkan kejadian ini ke polsek Terusan Nunyai”. Jelas Ridho
Akibat kejadian tersebut korban mengalami kerugian uang tunai sebesar 6 juta rupiah, 2 buah telepon genggam dan surat berharga lainnya, laporan tersebut ke polsek Terusan Nunyai yang ditanda tangani petugas jaga Brigpol Dimas Adi Putra. W tanpa nomor registrasi.
Situasi lebaran dan operasi Ketupat 2024 seakan tidak membuat efek jera terhadap para kawanan begal dan jambret, meski banyak pos pengamanan dan pelayanan yang berdiri di titik rawan nampak tak berarti terbukti pelaku kejahatan masih merajalela. (Red)