
Poto : Kondisi Jalan di Desa Warga Indah Jaya,kecamatan Banjar Agung saat ini. (21/1/2026)
BintangSatu.Com,- Tulang Bawang. Kondisi badan jalan di desa Warga Indah Jaya,kecamatan Banjar Agung, milik kabupaten Tulang Bawang kian semakin parah, selain rusak yang terjadi bertahun-tahun kini diperparah saat musim penghujan tiba, kendaraan yang melintas harus extra hati-hati, jika tidak mereka terancam mengalami kecelakaan. (21/1/2026)
Jalan milik kabupaten ini mirip dengan kubangan babi, lantaran lubang pada badan jalan telah digenangi oleh air, setiap kendaraan roda dua maupun roda empat atau lebih, saat melintas harus berhati-hati, karena khawatir terjebak di lubang yang tertutup oleh genangan air hujan, lubang pada badan jalan memiliki kedalaman hingga 40 senti meter. Tak jarang pengendara sepeda motor terbalik di lubang yang penuh dengan lumpur dan air.
Setiawan (40), salah satu pengendara minibus asal Tulang Bawang Barat mengalami pecah ban saat melintasi jalan tersebut, kendaraannya terjebak pada lubang. Ia berharap agar pemerintah darah dapat segera melakukan perbaikan terhadap jalan yang kondisinya mirip kubangan babi serta mengancam nyawa para pelintas. Selain itu ia Maman juga menghimbaui agar setiap pengendara agar berhati-hati supaya kejadian serupa tidak menimpa mereka.
“Trauma lama-lama saya lewat sini, tapi bagaimana lagi ini jalan satu-satunya menuju di kecamatan Gunung Agung,saya sudah berhati-hati tadi, tapi roda belakang mobil saya tergelincir pas dilubang yang posisinya lubangnya begitu, jadi saat ban masuk langsung robek, ini pemerintah harus segera menangani jalan ini, kalua tidak di benahi tidak menutup kemungkinan banyak korban”. Ujar Maman sembari memasang ban kendaraannya.
Sementara Nyoman (54), warga kampung setempat menjelaskan bahwa kerusakan pada badan jalan ini terjadi sejak sepuluh tahun lalu dan belum ada perbaikan dari pemerintah, iapun mengeluhkan saat hendak mengeluarkan hasil buminya.
“Saya sudah bosan lihat pengendara motor jatuh di sini, ga siang ga malam mas, pasti aja ada yang jatuh, saya juga kalua bawa singkong lewat ini ya harus hati-hati,kalau tidak pasti terbalik mobil saya, semoga pemerintah tau kemauan dan kondisi kami selaku masyarakat bawah”. Harap Nyoman. (Red)