JMSI Lampung Komitmen 2024 Seluruh Anggota Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan

Spread the love

Bintangsatu.com,-BANDARLAMPUNG. Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Provinsi Lampung berkomitmen pada tahun 2024 mendatang seluruh anggotanya terlindungi oleh BPJS Ketenagakerjaan guna melindungi para karyawan.

Hal ini terungkap saat utusan kantor BPJS Kesehatan Provinsi Lampung mengunjungi kantor Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Provinsi Lampung. Sehingga membahas terkait status para tenaga kerja perusahaan media.Senin, (18/12/23).

Ketua JMSI Provinsi Lampung H Ahmad Novriwan mengungkapkan bahwa BPJS Ketenagakerjaan dan JMSI saling membutuhkan. Karena keduanya sangat penting, media untuk jaminan kesehatan sementara BPJS selaku penyelenggara jasa.

“Tahun 2024, seluruh anggota JMSI Provinsi Lampung wajib terlindungi oleh BPJS Ketenagakerjaan,” tutur Ahmad Novriwan saat memimpin rapat pengurus bersama utusan BPJS Ketenagakerjaan Debby Nadapdap Accounting Representatif (AR) dan Ibung Putra Tanjung (Adm) BPJS Ketenagakerjaan Provinsi Lampung.

Sementara itu ditempat yang sama, Debby Nadapdap Accounting Representatif (AR) mengatakan bahwa seiring perkembangan teknologi informasi ada perlindungan bagi para media, terutama wartawan. Karena mereka yang langsung terjun kelapangan atau melaksanakan tugas kejanya

BPJS Ketenagakerjaan tidak terlepas dari komitmen memberikan perlindungan terhadap wartawan. Serta karyawan yang tergabung di ndalam perusahaan media dan yang wajib mendapat perlindungan kesehatan.

“Kondisi saat ini terutama pasca Pandemi Covid-19, industri media terutama media online mengalami penurunan pendapatan,” papar Debby. Sehingga hal yang layak jika BPJS memberikan peluang dan pandangan kedepan bagi wartawan.

Menurut dia, BPJS Kesehatan setidaknya menawarkan dalam 4 segmen diantaranya:

Pertama, kategori Penerima upah: dengan Perlindungan/jaminan Kecelakaan kerja, Jaminan Kematian, Jaminan Hari tua, berupa tabungan dan Jaminan Pensiun. Kedua, kategori Bukan penerima upah: dengan perlindungan/jaminan sama dengan penerima upah tidak jaminan pensiun. Namun Iuran lebih minim.

Ketiga, kategori Jasa konstruksi, mendapatkan perlindungan/jaminan Plus jaminan kecelakaan kerja (JKK)Dan keempat, kategori Sektor Pekerja Migran Indonesia (PMI) dengan plus Perlindungan gagal berangkat atau ada kejadian di luar negeri.

Khusus untuk pekerja media akan diberikan solusi pilihan dua perlindungan, yakni Jaminan kecelakaan kerja, dan jaminan kematian. Lantaran hal tersebut yang memang wajib didapati oleh pekerja lapangan yang setiap langkahnya mendapat jaminan. (Mus)


Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *