Belum Ada Tindakan Pemerintah, Banjir Rendam Ratusan Hektar Sawah

Spread the love

Bintangsatu.com, – Tulang Bawang. Kondisi memperihatinkan dialami oleh petani sawah, awal tahun 2024 ini mereka terancam gagal panen lantaran batang padi yang mereka tanam membusuk akibat terendam banjir. (6/3/2024)

Area lumbung padi di desa Panggung Mulyo kecamatan Rawapitu nampak di genangi air sejak sebulan lalu, area persawahan ini tak nampak lagi sebagai lahan pertanian lantaran tertutup genangan banjir.

Lahan persawahan seluas 300 hektar ini rata dengan air akibat banjir yang merendam dari luapan sungainway tulang bawang dan tak adanya irigasi pembuangan air yang tak normal, irigasi dangkal dan membuat aliran tersumbat.

Satiyem (51) warga panggung mulyo mengatakan bahwa air yang merendamsawah mereka sejak satu bulan lalu, hingga saat ini belum juga suruh dan bahkan debit air tambah tinggi, seukuran lutut orang dewasa.

“Batang padinya sudah tidak kelihatan lagi mas, semua tertutup air dan rata semua sawah tertutup air, tanaman tahun ini kamibterancam gagal dan pasti tak ada yang hidup karena terendam air, batangnya saja sudah mulai membusuk”. Ukar Satiyem.

Hal senada di tambahkan oleh Ujang (53), “Tahun ini kami pasti gagal panen, karena jelas tanaman kami membusuk dan tak dapat terawat, apalagi hujan terus setiap hari membuat air tak kunjung surut bahkan membesar, pasti debit air akan naik terus”. Ungkap Ujang

Menurut Ujang, modal tanam padi perhektar mencapai 15 juta, sementara setiap petani minimal memiliki 2 hektar sawah dan modal dari pinjaman bank maupun mitra, mereka khawatir tak dapat membayar hutang untuk modal tanam tersebut. Para petani berharap pemerintah memberikan tindakan penanganan solusi banjir.
(Red)


Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *