Kepedulian Ikatan Pemuda Dusun Kenanga Gelar Upacara HUT RI Secara Unik

Spread the love

BintangSatu.Com,- Lampung Timur. Dalam semangat memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-79 Tahun, ratusan masyarakat Desa Banjarrejo, Kecamatan Batanghari, Kabupaten Lampung Timur menyelenggarakan sebuah perayaan yang unik dan penuh makna. Setidaknya 200 warga desa tersebut mengadakan upacara bendera di lapangan voli dengan berbagai macam pakaian yang tak biasa namun sarat simbolisme.

Kegiatan tersebut diinisiasi oleh kelompok pemuda-pemudi yang menamakan nya dengan Ikatan Pemuda Dusun Kenanga (IPDK) yang ingin menegaskan bahwa perayaan kemerdekaan bukan hanya soal euforia. Tapi, sebagai pengingat bagi semua masyarakat untuk terus menjaga kerukunan bangsa.

Para warga desa dengan semangat berkumpul ditengah-tengah lapangan, menyanyikan lagu kebangsaan dibawah langit yang cerah menciptakan suasana yang khidmat dan mengharukan.

Ketua panitia, Suprapto, saat ditemui seusai kegiatan menjelaskan bahwa upacara tersebut merupakan bentuk peringatan 17 agustus yang berbeda dari tahun- tahun sebelumnya.

“17 agustus tahun ini kita ada sedikit yang berbeda, sebelumnya kita hanya karnaval dan dilanjut dengan perlombaan-perlombaan, tahun ini kita buat berbeda dengan diadakan nya upacara bendera yang diikuti oleh warga dusun Kenanga dengan balutan pakaian yang unik, serta ada pengundian hadiah lewat karnaval,” ujarnya.

Upacara bendera ini juga diharapkan menjadi simbol penting yang mengingatkan pemerintah tentang penting nya menjaga kerukunan warga menjelang pemilihan kepala daerah mendatang dengan tidak membeda-bedakan antara masyarakat di Lampung Timur.

“secara pribadi, saya berharap masyarakat tetap guyup rukun dan pemerintah harus melihat kebawah bahwa masyarakat di Lampung Timur ini semua nya sama, hidup berdampingan, dan itu harus tetap dijaga,” ungkapnya.

Langkah yang diambil oleh Ikatan Pemuda Dusun Kenanga mendapat sambutan positif dari tokoh masyarakat, Kelik Eko Handoyo. Ia menilai bahwa perayaan kemerdekaan dengan cara ini patut diapresiasi karena tidak hanya merayakan kemerdekaan, tetapi juga memaknai perjuangan pahlawan yang berdampak pada kerukunan masyarakat.

“Pahlawan kita dulu memerdekakan bangsa ini dengan pertumpahan darah, saat ini kita harus menjaga keutuhan negara kita dengan penuh semangat. Kerukunan lah yang menjadi landasan utama bangsa ini akan tetap berdiri dan selalu merdeka,” ungkapnya.

Kegiatan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi desa-desa lain dalam merayakan kemerdekaan dengan cara yang tidak hanya penuh makna, tetapi juga berkontribusi positif bagi kerukunan masyarakat. (Dicky)


Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *