Rs Griya Medika Bantu Pengobatan Geratis Pasien Kurang Mampu

Spread the love

Poto: Kondisi pasien di kamar rs Griya Medika

BintangSatu.Com,- Tulang Bawang. Sukirno (52) warga desa Dwi Warga Tunggal Jaya, kecamatan Banjar Agung akhirnya mendapat pengobatan geratis dari rumah sakit Griya Medika setelah satu bulan sakit tanpa perawatan medis, pria tersebut merupakan hanya hidup sebatangkara tanpa sanak saudara, ia hidup berpindah-pindah dari satu tempat le tempat lain dengan cara menumpang di rumah warga yang peduli padanya. (25/8/2025)

Sukirno alias Parno, merupakan anggota ojek pangkalan yang berada di lingkup pasar unit 2 kecamatan Banjar Agung. Sudah satu bulan dirinya tidak terlihat aktifitasnya ssbagai tukang ojek pangkalan, tak lama kemudian terdengar kabar bahwa ia sedang sakit dan dalam keadaan kritis, kabar teraebut di peroleh dari seorang wartawan dari bintangsatu.com bernama Kusno Ali.

Kemudian untuk msngecek kebenaran kondisi Parno, Kusno Ali mengajak salah satu jurnalis televisi Mustaqim, karena tidak mau kesalahan maka Mustaqim menghubungi kepala desa Agung Dalam Ermansyah tempat Parno tinggal atau numpang di rumah warga desa tersebut. Setelah semuanya kumpul maka langsung mendatangi rumah yang di tempati oleh Parno, sesampai di lokasi ternyata benar bahwa kondisi pasien sudah tak dapat melakukan apa-apa.

Melihat kondisi yang sangat memperihatinkan,akhirnya pasien di bawa ke rumah sakit Griya Medika, sedangkan pasien belum memiliki kartu jaminan kesehatan atau BPJS, akhirnya Mustaqim menghibungi kepala dinas kesehatan Tulang Bawang Fatoni untuk membantu pembuatan BPJS kesehatan atas nama pasien, sementara BJPS baru aktif pada awal bulan september,berarti saat ini ia harus membayar biaya rumah sakit secara umum.

“Alhamdulillah, berkat komunikasi pak Mustaqim dari Indosiar dengan pihak rumah sakit Griya Medika, seluruh biaya pengobatan terhadap pak Parno ditanggung pihak rumah sakit dengan program dompet dhuafa,saya ucapkan terima kasih kepada pihak Griya Medika terutama pak Deddy Afrizal yang membantu sahabat kami sebagai anggota ojek, tak terlupakan juga ucapan terima kasih buat pak Mustaqim,pak Kusno dan pak lurah Agung Dalam”. Ungkap Yadi selaku tokoh ojek unit 2.

“Ini semua berkat terjalinnya hubungan baik antara kami dan rekan-rekan, alhamdulillah kami bisa membantu pasien atas nama Sukirno alias Parno selama 4 hari, ini salah satu contoh langkah rumah sakit untuk membantu pasien yang membutuhkan, insya allah masih banyak yang kami bantu namun biarlah itu menjadi kegiatan kami dan semoga kedepannya kami bisa bantu lebih banyak lagi’. Jelas Dedy Afrizal (Kusno)


Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *