Polisi Dalami Dugaan Tewasnya Seorang Santri Di Ponpes Darussalam

Spread the love

Poto : Pondok Pesantren Di Duga Tempat Korban Dikeroyok

BintangSatu.Com,-Tulang Bawang. Pihak kepolisian Polres Tulang Bawang melalui polsek Penawartama, melakukan penyelidikan terhadap dugaan terjadinya pengeroyokan seorang santri oleh rekan sebayanya, pengeroyokan yang menyebabkan korban meninggal dunia setelah menjalani perawatan di salah satu rumah sakit. Pihak pondok pesantren masih bungkam terkait insiden tersebut. (4/12/2025)

Satuan reserse kriminal (satreskrim) umum polsek Penawartama, dipimpin oleh kepala Unit (Kanit) reskrim Bripka Rajib melakukan pemeriksaan terhadap beberapa saksi yang diduga mengetahui insiden tewasnya salah satu santri bernama Zainul Mustofa (14) warga Rawapitu diarea pondok pesantren Darussalam Simpang Mesir , desa Simpang Mesir, kecamatan Gedung Aji Baru pada pekan lalu.

Peristiwa dugaan meninggalnya korban tersebut bermula di postingan media sosial Facebook,sehingga membuat geger warga net yang membuat pihak kepolisian melakukan penyelidikan terhadap dugaan tersebut. dalam postingan facebook, diakun facebook bernama “Verra” menuliskan kalimat duka cita atas keninggalnya korban akibat dikeroyok oleh sesama rekannya di dalam kamar pondok.

“Astagfirullah yaallah innailahi wainnailaihi rojiun denger berita anak pondok di mesir, meninggal dunia karna di keroyok tmn2 nya katanya dia mergokin tmn nya ngambil kotak amal malah dia dikeroyok dikamar nya pas lagi sepi, sempet dirujuk keluar dan berakhir meninggal dunia, yaallah dek syahid insyaallah Husnul Khotimah, semoga pelaku dapat hukuman yg setimpal, semoga kamu dapet keadilan ya dek, menurut info katanya anak rawapitu jl abung 9..”

Selain dari medsos, polisi yang juga mendapat informasi dari warga sekitar akhirnya mendatangi ponpes lalu melakukan pemeriksaan terhadap santri guna menggali informasi terhadap penyebab kematian korban, sementara pihak keluarga korban enggan melaporkan kasus pengeroyokan yang menghilangkan nyawa putra mereka, saat wartawan bintangsatu.com hendak konfirmaai dengan pihak ponpes, para pengurus dikabarkan telah menemui pihak keluarga korban di kecamatan Rawapitu. Hingga saat ini polisi masih melakukan penyelidikan. (Mus)


Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *