
Poto : Kondisi kendaraan saat melintas di jalintim mesuji
BintangSatu.Com,- M e s u j i. Tingginya curah hujan yang mengguyur di kabupaten Mesuji dan daerah lain, menyebabkan debit air pada sungai tinggi lantaran tak dapat menampung. Akibat luapan tersebut air dari sungai way mesuji merendam badan jalan lintas sumatera hingga ketinggian mencapai 50 senti meter.
Air dengan ketinggian 50 senti meter yang merendam badan jalan di desa Labuhan Permai, kecamatan Way Serdang ini menyebabkan antrian kendaraan dari arah Bandar Lampung maupun dari Sumatera Selatan. Kendaraan tersebut tidak berani menyeberang karena ketinggian air dan derasnya arus mengancam kendaraan terseret dan terbalik.
Mualim (42) sopir truk fuso dari Cilegon dengan tujuan pekan baru terpaksa berhenti dan menunggu air surut, karena ia khawatir kendaraannya tidak mampu menerobos derasnya arus yang merendam jalan, ia sudah satu jam menunggu air surut.
“Sudah setengah jam kami nunggu om, mau nyeberang takut karena arusnya deras itu, kami nunggu surut saja”. Ujar
Sementara Yoga Prabawa (28) asal Bandar Lampung tujuan Palembang bersama keluarga,ia pun menunggu arus surut, karena kendaraan pribadi miliknya tak mampu menerjang derasnya arus, ia sabar menunggu arus di jalan lintas timur surut karena Yoga tak sendirian, namun ratusan kendaraan yang ada di depan dan belakangnya mengantri.
“Takut om mau melintas, itu deras airnya, apalagi di samping itu jurang, selip dikit terseret dan keperosok ke samping nanti, sabar aja lah om, banyak kawan yang nunggu”. Ungkapnya sambil ketawa.
Sementar selain rendam badan jalan, banjir juga rendam puluhan rumah dan ratusan hektar perkebunan kelapa sawit. (Sujatna)