Sebuah Rumah Ludes Akibat Arus Pendek Listrik

Spread the love

BintangSatu.Com,- Tulang Bawang. Diduga akibat arus pendek listrik, sebuah rumah milik warga di desa Banjar Dewa, kecamatan Banjar Agung nyaris rata dengan tanah, satu unit mobil pemadam kebakaran di turunkan. Saat kebakaran terjadi rumah dalam keadaan kosong, pemilik rumah pergi kepasar dan kekebun. (13/10/2024)

Sontak ramai, warga desa berduyun-duyun mendatangi kepulan asap tebal yang membumbung tinggi, setiba di pusat asap, warga langsung berteriak histeris dan meminta tolong dengan warga lainnya untuk mengeluarkan barang-barang di dalam rumah, warga nekat membuka pintu secara paksa lantaran pemilik rumah tidak ada di tempat.

Api yang di duga dari gudang rumah bagian belakang terus membumbung tinggi, di tambah lagi dapur terbuat dari kayu apa lagi peralatan dan perabotan rumah yang mudah terbakar membuat api semakin menjadi dan sulit untuk di padamkan.

Menurut kapolsek Banjar Agung Kompol Feizal Reza Harahap menjelaskan insiden yang menyebabkan rumah korban ludes terbakar, namun belum di ketahui secara pasti, hasil penyeledikian sementara akibat arus pendek dari tegangan listrik yang baru hidup setelah padam akibat tiang roboh.

“Kami bersama warga dan pemadam kebakaran melakukan evakuasi barang dan memadamkan api yang semakin membesar, hingga saat ini kami dan petugas identifikasi polres melakukan penyelidikan, dugaan kami kebakaran ini di sebabkan arus pendek listrik namun belum kami dapati secara pasti dan masih dalam penyelidikan lebih lanjut”. Ujar kapolsek Kompol Feizal Reza Harahap

“Saya tadi lagi di ladang dan mbak masih di pasar, waktu saya lapar saya cari sarapan namun di warung,setelah selesai makan saya dapat kabar kalau rumah saya terbakar dan saya langsung pulang setiba di rumah sudah ramai warga bergotong royong mengeluarkan barang dalam rumah, kerugian lebih dari 200 juta semuanya”. Jelas Edi selaku pemilik rumah.

Petugas pemadam kebakaran sedikir mengalami kesulitan saat mencari tempat pengisian air, pengisian jarak tempuh yang jauh membuat api di lokasi kebakaran membesar. “Kami kesulitan pengisian blanwir, jarak yang jauh membuat api bertambah besar, api berhasil kami padamkan dengan menghabiskan 3 kali pengisian”. Terang Suryadi, kepala regu petugas pemadam.

Api berhasil di padamkan setelah satu jam lebih, lambatnya pemadaman dari sulitnya jarak tempuh pencarian air untuk proses pemadaman, saat ini api berhasil di padamkan dan tidak ada korban jiwa dalam musibah kebakan tersebut. (Red)


Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *