Dampak Kekeringan, Belasan Hektar Perkebunan Karet Terbakar

Spread the love

Bintangsatu.com,-Tulang Bawang. Kekeringan dimusim kemarau yang melanda indonesia bagian barat ini, mengakibatkan tanaman mengalami kekurangan air,sehingga rerumputan dibawah perkebunan mudah terbakar.

Rabu sore (28/9/2023) belasan hektar perkebunan karet milik warga di desa Penawar Rejo kecamatan Banjar Margo terbakar. Api yang tidak diketahui asal muasalnya ini menghabiskan sedikitnya 16 hektar tanaman karet produksi.

Api diketahui oleh warga sudah merambat dibawah pepohonan karet, daun dan rumput kering membuat api mudah menjalar dan membesar, sehingga api merambat ke perkebunan warga lainnya, tiupan angin mempercepat api membesar.

Mispan (52) salah satu pemilik lahan mengatakan jika api tidak diketahui dari mana asalnya, Mispan mengaku lahan miliknya seluas 2 hektar ikut terbakar, api yang merambat dipadamkan secara manual dengan bergotong royong.

“Saya tidak tahu api dari mana, tadi dikasih tahu kawan kalau perkebunan karet ada yang terbakar, setelah saya sama warga lain tiba di ladang dan kami melihat api sudah meluas, kami dibantu puluhan warga memadamkan dengan cara manual, karena mobil pemadaman tidak bisa menjangkau ke perkebunan”. Ujar Mispan

“Ladang saya saja ada 2 hektar yang kebakar, kalau total lahan ini ada sekitar 16 hektar, ini kami bersama warga belum berani meninggalkan ladang karena api masih banyak yang hidup dipohon-pohon kering”. Imbuhnya

Warga sempat menghubungi petugas pemadam kebakaran, namun digagalkan lantaran jarak dari jalan poros mencapai 2 KM serta tidak dapat dilalui kendaraan pemadam kebakaran, sehingga akses ini yang membuat warga membatalkan menghadirkan petugas damkar.

Akibat musibah kebakaran ini, petani mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah ia berharap adanya perhatian dari pemerintah akibat bencana alam yang saat ini masih melanda. (Firmanto)


Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *