
Bintangsatu.com,-Tulang Bawang. Sejak bulan januari 2023, pasien infeksi gangguan pernafasan terus mengalami peningkatan, hal ini disebabkan situasi kemarau.
Rumah sakit mutiara bunda, yang beralamat di desa Tunggal Warga kecamatan Banjar Agung, sejak bulan januari 2023, pasien dengan gangguan pernafasan sudah mencapai hingga 1500, hal tersebut dikuatkan oleh data rumah sakit.
Menurut dr. Reza Palevi, salah satu dokter di rumah sakit mutiara bunda, peningkatan pasien inspa ini sejak triwulan terakhir, karena musim kemarau, inspa disebabkan 2 faktor, debu dan asap. (18/10/2023)
“Pasien dengan infeksi gangguan pernafasan ini mengalami kenaikan sejak bulan agustus dan memasuki triwulan ke empat, kebanyakan anak-anak balita, mereka terkena debu dan asap, sehingga rentan akan flu, batuk serta radang paru-paru, saat ini total sementara sejak bulan agustus sudah 632 pasien”. Jelas dokter Reza Palevi di ruang kerjanya.
Riana (24), salah satu orang tua pasien bernama Kenzaen Kenzu atala (3bln), bayi mungil ini telah terserang demam dan batuk sejak 2 bulan lalu, saat ini si rawat diruang anak milik rumah sakit mutiara bunda.
“Alhamdulillah anak saya sudah mulai membaik jika dibandingkan sebwlumny, akibat debu sama asap ini anak saya sering masuk rumah sakit, sebelum disini anak saya dirawat dirumah sakit bandar jaya 15 hari, dan sekarang sudah mulai membaik, semoga segera sehat dan bisa cepet pulang”. Ungkat Riana
Data di rumah sakit mutiara bunda sejak bulan januari, triwulan pertama 564, triwulan ke dua 354, dan terjadi peningkatan di triwulan ke tiga mencapai 632, jika kemarau semakin lama tidak menuyup kemungkinan akan terus mengalami peningkatan. (Red)