
Poto: Samsiah (istri korban kenakan baju hijau)
BintangSatu.Com,- Tulang Bawang Barat. Pasca terjadinnya insiden pembunuhan yang dilakukan oleh anak tiri, pihak keluarga menepis jika pelaku memiliki riwayat gangguan jiwa, karena keseharian pelaku normal dan tidak pernah terlihat kondisi kejiwaaanya terganggu, sementara kabar yang tersebar bahwa pelaku merupakan seorang odgj dan tetangga korban. (3/7/2025)
Mendengar kabar yang tersebar diluaran, bahwa pelaku yang tega membunuh kakek Misyadi (77) warga desa Daya Asri,kecamatan Tumijajar diduga memiliki riwayat orang dengan gangguan jiwa (odgj) ditambah lagi bahwa pelaku adalah tetangga korban, awak media Bintangsatu.com langsung menemui keluarga korban, menanggapi kabar tersebut istri korban Samsiah (75) menjelaskan kondisi kesehatan putranya.
“Anak saya Sofyan kondisinya baik-baik saja dan tidak memiliki riwayat gila, anaknya baik, mungkin saat kejadian pikirannya sedang kosong, ibarat rumah kosong siapa saja bisa masuk, anak saya sehat dan normal juga baik-baik saja”. Jelasnya pada wartawan bintangsatu.com

Poto : Suhada, (baju batik) kakak kandung pelaku
Hal senada dibenarkan oleh kakak korban, Suhada (58), ia dikejutkan dengan kabar meninggalnya orang tua tiri, bahwa yang membunuh adalah adik kandungnya atau anak tiri korban. “Saya dapat kabar ini kaget, keluarga kami baik-baik semua kok tiba-tiba ada kabar kalau adik kami membunuh almarhum, adik saya baik-baik saja kok dan tidak memiliki riwayat gangguan jiwa atau setres, semoga keluarga kami baik-baik semua dan tidak adalagi kejadian apapun” harapnya
Namun hingga berita ini diterbitkan,belum ada keterangan pasti kondisi pelaku baik dari dinas sosial maupun ke polisian selaku penyidik, apakah memang memiliki gangguan jiwa atau memang sepontan, karena pelaku hidup sendiri tanpa istri, diduga ia setres sesaat yang berujung menghilangkan nyawa ayah tirinya. (Mus)