Harga Beras Melejit, Masyarakat Menjerit

Spread the love

Bintangsatu.com,-Tulang Bawang. Sejak awal bulan agustus memasuki musim kemarau dan dampak fenomena elnino, yang menurut GMKG fenomena tersebut sejak bulan juni, juli dan agustus.

Sehingga udara panas ini berdampak pada kuatnya uapan pada air, dan menimbulkan kekeringan, akibatkan terjadinya kekeringan pada area pesawagan dan daratan.

Keluhan dapat langsung dirasakan petani padi dan terancam mengalami kegagalan panen padi bagi petani, hal ini membuat harga gabah dan beras naik drastis.

Kenaikan harga beras terjadi sejak pertengahan bulan agustus, harga beras jenis medium persak kapasitas 10 kilo gram harga 120 ribu. Untuk premium mencapai 140 ribu persak.

Kenaikan ini dibenarkan oleh Haji Sidik, salah satu pedagang dipasar modern unit 2 Banjar Agung pada minggu pagi (27/8/2023)
Menurut Sidik kenaikan ini terjadi setiap hari.

“Sejak pertengah bulan naiknya, setiap hari naik terus, sekarang persak bisa 130 hingga 140 untuk premium, dan medium 120 hingga 125 ribu”. Ujarnya

“Semoga semakin turun lagi harganya kasihan masyarakat, dan saya juga sebagai pedagang bisa tutup”. Imbuh Haji Sidik

Sementara Marjoko (43) ua dikejutkan dengan harga beras yang terus naik, bahkan naiknya sangat membuat warga harus rogoh kantong lebih dalam.

“Kalau begini terus masyarakat bisa kelaparan, harga naik tetus, sekarang 120 ribu, semoga bulan depan turun harganya”. Ucapnya

Kenaikan terus terjadi dan belum ada informasi harga beras akan turun, hasil pantauan bintangsatu.com minggu pagi setok beras dipasar masih mencukupi hingga awal bulan september. (Ibram)


Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *