Di Duga Proyek Siluman, Saat Ini Mulai Terlihat Jelas

Spread the love

BintangSatu.Com,- Tulang Bawang. Setelah adanya tumpukan batu yg tak bertuan,kini datang kembali tumpukan box cuvert sebanyak 16 buah di sepanjang tanjakan cakat raya, sebelumnya tidak ada kejelasan proyek siapa dan akan d mulai kapan proyem tersebut di kerjakan, namun saat ini mulai ada aktifitas pengerjaan di lokasi pembangunan. (12/11/2024)

Salah satu pekerja yang enggan disebutkan namanya mengatakan kepada wartawan bintangsatu.com bahwa ia hanya sebagai pekerja dan bukan pemegang tander atau pilik perusahaan yang menanganinya,sehingga ia tidak tahu tentang asal usil anggaran yang di gunakan dalam pembangunan tersebut.

“Saya hanya bekerja mas, disuruh pasang box cuvert sebanyak delapan unit di bawah dan delapan unit lagi di pasang diatas, sedangkan di tengah tengah antara box cuvert akan dipasang box control dengan matrial batu belah dengan ukuran sesuai ukuran box cuvert 2×2,5 m”, Ujarnya

“Kalau untuk perusahaan dan anggaran pekerjaan nya dari mana saya tidak mengetahui sama sekali mas,saya sekedar pekerja dana proyek ini, diluar semua yang mas tanyakan tadi saya tidak tau dan saya hanya buruh”. Imbuhnya

Sementara itu dari pantauan wartawan bintangsatu.com hingga berita ini diturunkan belum ada baner keterangan pekerjaan dan perusahaan mana yang mengerjakan serta berapa dana yang diperuntukan serta bersumber dari anggaran apa.

Hal ini menjadi pertanyaan dari salah satu masyarakat Cakat raya, Ridwan (48) mengatakan kepada wartawan bintangsatu.com, bahwa ia curiga jika proyek pembangunan ini bersifat siluman yang di klaim sebagai syarat pembangunan pengalihan karena anggarannya yang tidak jelas atau proyek tiban. Apalagi dengan sistem pembangunan yang di anggap belum maksimal salah satunya pemasangan box cuvert.

“Jika di tengah tengah box cuvert akan di pasang box control dengan pasangan batu belah, berarti harus buatkan lobang atau jurang pada titik lokasi diturunan cakat raya yang memang area rawan kecelakaan lantaran semua kendaraan yang melintas itu rata-rata tidak kuat menanjak,” ungkap nya ( syapei)


Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *