
Poto: Jenazah Korban Dievakuasi
BintangSatu.Com,- Tulang Bawang. Hilang selama 4 hari, jasad seorang kakek ditemukan bersandar di dinding gudang milik warga di desa Agung Dalam,kecamatan Banjar Margo, penemuan tersebut menggegerkan warga, lantaran bau menyengat timbul dari tubuh korban yang juga sudah tak dapat dikenali oleh warga dan keluarga,kecuali dari sarung yang korban kenakan. (20/5/2025)
Awal mula jasad korban ditemukan oleh Sugiono (44) warga Agung Dalam saat ia hendak melakukan aktifitas penyemprotan rumput dilokasi penemuan korban, saat itu dirinya mencium aroma tidak sedap,kemudian ia mencari asal bau tersebut, saat itu pandangan matanya tertuju pada benda hitam yang menyerupai tubuh manusia, saat sudah dekat ia dikejutkan dengan sosok tersebut adalah orang, seluruh tubuhnya telah dipenuhi oleh belatung.
“Saat saya nyemprot kok bau sesuatu, saya pikir comberan dari arah gudang dapur MBG, ternyata bukan, saat saya cari ternyata mayat pak, lalu saya ngasih tau aparatur desa yang kemudian ke babinkamtibmas, tidak lama kemudian datang pak polisi dari polsek Banjar Agung yang dipimpin Akp Sunaryo, saya belum mengenali atau tidak tau siapa korban ini”. Jelas Sugiono pada Awak media.
Adik korban, Suyatmini (63) menjelaskan bahwa sebelum ditemukan korban sempat dirawatnya, lantaran korban tidak punya anak dan istri sehingga yang merawat adik-adik korban, Yatmini menjelaskan bahwa ia masih minum obat yang dikasih dokter, “Itu kakak saya dan masih minum obat, kata dokter sakit asam urat, pas sabtu pagi saya buatin teh ternyata kakak saya tidak ada di rumah,saya pikir main ke tempat adiknya yang lain, tapi tidak juga ada kabar dan baru pagi ini dapat kabar kalau kakak saya ditemukan sudah meninggal”. Ungkap Adik korban.
Sementara polisi berusaha mengungkap penemuan mayat tersebut,kasat reskrim polres Tulang Bawang Akp Noviarif Kurniawan menjelaskan proses evakuasi dan penyidikan, “Jenazah korban kami bawa ke Rs menggala untuk dilakukan visum,jika ditubuh korban terdapat luka yang mencurigakan maka akan langsung kami outopsi,keluarga sudah mengizinkan dalam proses tersebut, semoga korban meninggal akibat sakit dan bukan karena dibunuh”. Jelas Kasat res dilokasi penemuan. (Damiri)