Langka Pupuk Subsidi, Petani Keluhkan Modal Tanam

Spread the love

Bintangsatu.com,-Tulang Bawang. Sulitnya mendapatkan pupuk bersubsidi dari pemerintah menyebabkan para petani mengalami keterlambatan tanam, bahkan yang susah tanam pun mengalami keterlambatan pemupukan.

Ratusan hektar sawah di desa Sido Mekar, kecamatan Gadung Aji Baru (20/1/2024) terancam gagal panen, lantaran petani sawah sulitnya mendapat pupuk subsidi sejak 3 tahun lalu. Kelangkaan ini menjadi penghambat awal tanam.

Sebagian petani yang bisa tanam mendapat pupuk non subsidi dari kios dengan harga per 50 kilo gram 480 ribu yang mengalami penurunan sebelumnya harga 540 ribu persak atau 50 kilo gram. Jika bersubsidi per 50 kilo gram 175 ribu.

Menurut Krisbandi Sutrisno, SH (58) kepala desa Sido Mekar, menjelaskan kondisi petani sawah saat ini, “Luas sawah yang ada di desa kami seluas 223 hektar dan yang sudah tanam 30 hektar, petani mengalami kesulitan mendapatkan pupuk bersubsidi dan yang sudah tanam lahan sawah mereka tergenang air dan terancam mati serta gagal panen”, Ujarnya di lokasi persawahan.

Sementara Suharyo (70) seorang petani, ia mengeluhkan terancamnya gagal panen akibat rendaman air setinggi 60 senti meter,
“Saya tanam 2 hektar dan sepertinya gagal panen, sudah terendam tinggi airny, saya khawatir tidak bisa bayar hutang modal tanam dari koperasi, saya sebagai petani berharap pemerintah bisa membantu modal bibit dan pupuk subsidi”. Harap Suharyo kepada media bintangsatu.com. (Ibram-Damiri)


Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *